-->

Momentum Dan Implus : Hubungannya Dan Hukumnya

Halo sobat bisa juara , gimana kabar prestasi nya hari ini ? kamu udah baca buku belum ? jika belum
kamu bisa baca postingan ini untuk menambah wawasan kamu dibidang fisika,  dan jika kamu udah membaca buku , postingan artikel ini akan menjadi referensi tambahan kamu dalam belajar ...
Dipostingan ini mas akan membahas materi Hubungan antara Implus dan momentum Dan Hukum Kekekalan Momentum ... lets goo 

Hubungan Antara Implus Dan Momentum 


Besarnya impuls sangat sulit untuk diukur secara langsung. Namun, ada cara yang lebih mudah untuk mengukur impuls yaitu dengan bantuan momentum. Berdasarkan hukum Newton II, apabila suatu benda dikenai suatu gaya, benda akan dipercepat.
Besarnya percepatan rata-rata adalah:







Keterangan:
a = percepatan (m/s2)
F = gaya (N)
m = massa benda (kg)
Sehingga terdapat hubungan antara impuls dan momentum:
















Keterangan :
I = Impuls
∆p = Perubahan Momentum

Dari persamaan di atas dapat dikatakan bahwa impuls yang dikerjakan pada suatu benda sama dengan perubahan momentumnya. Penjumlahan momentum mengikuti aturan penjumlahan vektor,secara matematis:

Jika dua vektor momentum p1 dan p2
Penjumlahan momentum mengikuti aturan penjumlahan vektor.
 Contoh :
1. Dalam sebuah permainan sepak bola, seorang pemain melakukan tendangan pinalti.Tepat setelah ditendang bola melambung dengan kecepatan 60 m/s. Bila gaya bendanya 300 N dan sepatu pemain menyentuh bola selama 0,3 s maka tentukan:
a.Impuls yang bekerja pada bola
b.Perubahan momentumya,
c.Massa bola
Jawab:
V0 = 60 m/s
F= 300 N
∆t= 0,3 s

a.Impuls yang bekerja pada bola sebesar:
I= F . ∆t
= 300 . 0,3
= 90 Ns

b.Perubahan momentum bola sama dengan besarnya impuls yang diterima:
∆p= 90 kg m/s

c.Massa bola dapat ditentukan dengan hubungan berikut:
∆p = I
m . ∆v=  90
m . (60-0) = 90

2. Sebuah bola bermassa 0,4 kg dilempar dengan kecepatan 30 m/s ke arah sebuah dinding di kiri kemudian bola memantul kembali dengan dengan kecepatan 20 m/s ke kanan.
a. berapa impuls pada bola?
b. jika bola bertumbukan dengan dinding selama 0,010 s, berapa gaya yang dikerjakan dinding pada bola?
Jawab : Karena momentum merupakan besaran vektor dan memiliki arah maka kita tetapkan acuan ke kanan sebagai sumbu x positif, maka keadaan soal dapat digambarkan


a.Dengan sumbu x ke kanan positif, maka
p1 =m.v1
= (0,4)(-30)
= -12 kg m/s

p2= m.v2
= (0,4)(+20)
=+8 kg m/s

I = p2 – p1
  = +8 – (–12)
  = +20 kg m/s

b. F = I/∆t
=20/0,01 = 2000 N

Hukum Kekekalan Momentum

Hukum Kekekalan Momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”.ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.

Hukum Kekekalan Momentum

Huygens, ilmuwan berkebangsaan Belkita, melakukan eksperimen dengan menggunakan bola-bola bilyar untuk menjelaskan hukum Kekekalan Momentum. Perhatikan uraian berikut:Dua buah bola pada gambar diatas bergerak berlawanan arah saling mendekati. Bola pertama massanya m1, bergerak dengan kecepatan v1. Sedangkan bola kedua massanya m2bergerak dengan kecepatan v2. Jika kedua bola berada pada lintasan yang sama dan lurus, maka pada suatu saat kedua bola akan bertabrakan.Dengan memperhatikan analisis gaya tumbukan bola pada gambar diatas ternyata sesuai dengan pernyataan hukum NewtonIII.

Kedua bola akan saling menekan dengan gaya Fyang sama besar, tetapi arahnya berlawanan. Akibat adanya gaya aksi dan reaksi dalam selang waktu Δttersebut, kedua bola akan saling melepaskan diri dengan kecepatan masing-masing sebesar v’1dan v’2. Penurunan rumus secara umum dapat dilakukan dengan meninjau gaya interaksi saat terjadi tumbukan berdasarkan hukum Newton III.
Impuls yang terjadi selama interval waktu Δt adalah F1Δt= -F2Δt. kita ketahui bahwaI = F Δt = Δp, maka persamaannya menjadi seperti berikut.
Jumlah Momentum Awal= Jumlah Momentum Akhir

 Keterangan: 
p1, p2    =  momentum benda 1 dan 2 sebelum tumbukan
p1', p2'   = momentum benda 1 dan 2 sesudah makanan
m1, m2  =  massa benda 1 dan 2
v1, v2    =  kecepatan benda 1 dan 2 sebelum tumbukan
v1', v2'   =  kecepatan benda 1 dan 2 sesudah tumbukan

Bunyi Hukum Kekekalan Momentum
Persamaandi atas dinamakan hukum Kekekalan Momentum. Hukum kekakalan momentum menyatakan bahwa “jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada sistem, maka momentum total sesaat sebelum sama dengan momentum total sesudah tumbukan”. ketika menggunakan persamaan ini, kita harus memerhatikan arah kecepatan tiap benda.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Momentum Dan Implus : Hubungannya Dan Hukumnya"

Post a Comment