-->

Koloid : Pengertian Koloid Dam Jenis Jenis Koloid


Hallo sobat semua , pernah kah kalian melihat seberkas cahaya masuk kedalam rumah ? lalu ada butiran butiran kecil yangbertebrangan ? tahuukah sobat semua itu merupakan salah satu contoh koloid . nah lebih jelasnya lagi langsung saja deh kita masuk kematerinya

1.  Pengertian Sistem Koloid
Koloid merupakan sistem heterogen, dimana suatu zat “didispersikan” ke dalam suatu media yang homogeny. Ukuran zat yang didispersikan berkisar dari satu nanometer (nm) sampai satu mikrometer.
Untuk memahami sistem koloid, marilah kita membandingkan tiga jenis campuran berikut, yaitu campuran gula dengan air, campuran tepung terigu dengan air, dan campuran susu dengan air.

Apabila kita campurkan gula dengan air, ternyata gula larut dan diperoleh larutan gula. Di dalam larutan, zat terlarut tersebar dalam bentuk partikel yang sangat kecil, sehingga tidak dapat dibedakan lagi dari mediumnya walaupun menggunakan mikroskop ultra. Larutan bersifat kontinu dan merupakan sistem satu fase (homogen). Ukuran partikel zat terlarut kurang dari 1 nm (1 nm = 10-9 m). Larutan bersifat stabil (tidak memisah) dan tidak dapat disaring.

Jika kita mencampurkan tepung terigu dengan air, ternyata tepung terigu tidak larut. Walaupun campuran ini diaduk, lambat laun tepung terigu akan memisah (mengalami sedimentasi). Campuran seperti ini kita sebut   suspensi. Suspensi bersifat heterogen, tidak kontinu, sehingga merupakan sistem dua fase. Ukuran partikel tersuspensi lebih besar dari 100 nm. Suspensi dapat dipisahkan dengan penyaringan.

Baca Juga : 
 Sifat Sifat Koloid Kimia Kelas XI
Tetapan Kesetimbangan Kesetimbangan : Kesetimbangan Heterogen Dan Kesetimbangan Homogen
Pengertian Larutan Penyangga (Buffer) Dan Prinsip Kerja Sistem Penyangga

Selanjutnya, jika kita campurkan susu (misalnya, susu instan) dengan air, ternyata susu “larut” tetapi “larutan” itu tidak bening melainkan keruh. Jika didiamkan, campuran itu tidak memisah dan juga tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan (hasil penyaringan tetap keruh). Secara makroskopis campuran ini tampak homogeny. Akan tetapi, jika diamati dengan mikroskop ultra ternyata masih dapat dibedakan partikel-partikel lemak susu yang tersebar di dalam air. Campuran seperti inilah yang disebut koloid. Ukuran partikel koloid berkisar antara 1 nm-100 nm. Jadi, koloid tergolong campuran heterogen dan merupakan sistem dua fase.

Zat yang didispersikan disebut fase tersdispersi, sedangkan medium yang digunakan untuk mendispersikan zat disebut medium disperse. Fase terdispersi bersifat diskotinu (terputus-putus), sedangkan medium disperse bersifat kontinu. Pada campuran susu dengan air, fase terdispersi adalah lemak, sedangkan medium dispersinya adalah air.

Dalam kehidupan sehari-hari kita dapat menemukan campuran yang tergolong larutan, koloid, atau suspensi.
Contoh larutan        : larutan gula, larutan garam, spiritus, alcohol 70%, 
                                  Larutan cuka, air laut, udara yang bersih, dan bensin.
Contoh koloid         : sabun, susu, santan, jeli, selai, mentega, dan  mayoneise.
Contoh suspensi      : air sungai yang keruh, campuran air dengan pasir,
                                 campuran kopi dengan air, dan campuran minyak dengan air.

2.    Jenis-jenis Koloid

Koloid yang fase terdispersinya padat disebut sol. Jadi, ada tiga jenis sol, yaitu sol padat (padat dalam padat), sol cair (padat dalam cair), dan sol gas (padat dalam gas). Istilah sol biasa digunakan untuk menyatakan sol cair, sedangkan sol gas lebih dikenal sebagai aerosol (aerosol padat). Koloid yang fase terdispersinya cair disebut emulasi. Emulasi juga ada tiga jenis, yaitu emulasi padat (cair dalam padat), emulasi cair (cair dalam cair), dan emulasi gas (cair dalam gas). Istilah emulasi bisa digunakan untuk menyatakan emulasi cair. Sedangkan emulasi gas juga dikenal dengan nama aerosol (aerosol cair). Koloid yang fase terdispersinya gas disebut buih. Hanya ada dua jenis buih, yaitu buih padat dan buih cair. Campuran antara gas dengan gas selalu bersifat homogeny, jadi merupakan larutan, bukan koloid. Istilah buih bisa digunakan untuk menyatakan buih cair.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Koloid : Pengertian Koloid Dam Jenis Jenis Koloid "

Post a Comment