-->

Model Teori Atom Menurut Para Ahli Kimia

Halo sobat bisa juara , gimana kabar prestasi nya hari ini ? kamu udah baca buku belum ? jika belum
kamu bisa baca postingan ini untuk menambah wawasan kamu dibidang kimia ,  dan jika kamu udah membaca buku , postingan artikel ini akan menjadi referensi tambahan kamu dalam belajar ...
Dipostingan ini mas akan membahas materi Model Teori Atom Dalton , Thomson, Rutherford ,Bohr , Dan Mekanika Kuantum .

Awal mula perkembangan  model atom dimulai dari hipotesis-hipotesis Kemudian, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi dengan peralatan canggih menghasilkan fakta-fakta percobaan , hingga akhirnya model atom mengalami modifikasi menjadi model yang sekarang di kenal, yaitu atom mekanika gelombang (model atom modern).Istilah atom bermula dari zaman Leukipos danartiritos menyatakan bahwa bagian benda yang paling kecil adalah atom, yang berasaldari kata Yunani a yang yang tidakdan tomos yang berarti di bagi

1.  Teori atom Dalton
John Dalton seorang ahli kimia bangsa inggris, pada tahun 1808 mengemukakan gagasannya tentang atom sebagai partikel penyusun materi.Gagasan Dalton menandai awal era modern kimia. Gagasan ini menjadi teori atom, yang dirangkum sebagai berikut :
a.  Atom adalah partikel – partikel terkecil yang terdapat dalam zat.
b.  Atom suatu unsur berbeda dengan atom unsur lain.
c.  Materi tersusun atas sejumlah partikel kecilyang tidak dapt dibagi lagi, partikel itu disebut atom.
d.  Atom-atom suatu unsure identik dalam segala hal, baik volume, bentuk, maupun massanya dan berbeda dengan atom-tom penyusun unsure lainnya.
e.  Dalam reaksi kimia terjadi pengambungan atau pemisahan atom.

Kelebihan model atom dalton:
a.  Dapat mnerangkan hukum kekekalan masa
b.  Dapat menrangkan hukum perbandingan tetap

Kelemahan model atom dalton
a.  Tidak dapat menjelaskan sifat listrik materi
b.  Tidak dapt menjelaskan cara atom-atom berikatan
c.  Tidak dapat menjelaskan perbedaan antara atom unsur yang satu dengan yanng lain.

2.  Teori atom Thomson
Berdasarkan percobaannya tentang sifat-sifat listrik zat, pada saat itulah Thomson berkesimpulanbahwa atom merupakan bola pejalpositif yang di dalamnya terdapat elektronbermuatannegatif. Thomson menemukan partikel subatom bermuatan negative yang disebuit electron. Penemuan ini menggunakan model atom Dalton tentang partikel terkecil karena di dalam atom. Ternyata masih ada partikel-partikel. Model atom Thomson merinci gambaran atom Dalton dengan model “roti kismis” nya.

Menurut Thomson, atom merupakan bola bermuatan positif dan electron dan electron menyebar di seluruh bagian atom. Model atom Thomson dapat di ibaratkan kismis (sebagai analogi atom). Model atom Thomson juga dapat digambarkan seperti buah semangka (analogi atom) dan bijinya (analogi electron).

3.  Teori atom Rutherford
Penemuan electron yang menyerupai penyusun atom, membuat para ilmuan saat itu, semakin tertarik meneliti atom, salah satunya adalah ernest Rutherford. Ernest Rutherfordtahun 1911 melakukan eksperimen penembakan sinar a dengan sasaran sebuah lempeng emas yang amat tipis.Hasilnya menunjukkan bahwa sebagai kecil sinar a diapantulkan dan dibelokkan, serta sebagian besar dan diteruskan.

Jika atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negative, sinar alfa yang ditembakkan tidak ada yang diteruskan/ menembus lempeng.
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, berarti ada ruang kosong didalam atom, dan ada yang bermuatan positif.

Berdasarkan eksperimen itu, ernest Rutherford mengemukakan teori atom yang dikenal sebagai teori atom Rutherford berikut ini:
a.  Atom tersusun atas inti, atom yang bermuatan positif dan berada pada pusat atom.
b.  Pada inti, terpusatkan masa dan muatan positif sedangkan electron bermuatan negative bererak mengelilingi inti, seperti halnya planet-planet mengitari matahari.
c.  Partikel yang dipantulkan adalah partikel alfa yang menabrak inti atom

Kelemahan atom model Rutherford adalah tidak dapat menerangkan secara jelas penyebab electron dalam atom tidak jatuh ke inti sebagai akibat gerakan mengitari inti yang muatannya berlawanan(positif).

4.   Teori atom bohr
Rutherford tidak dapat memberi penjelasan mengapa electron tetap pada lintasannya. Pertanyaan itu dijawab oleh muridnya yang bernama niels bohrtahun 1923. Berdasarkan penemuan sprektrum unsur – unsur yang berpijar dan berdasarkan teori kuantum max planck, bohr menarik kesimpulan adanya energy electron dalam atom diluar inti. Berdasarkan kedua hal tersebut, bohr menyempurnakan model atom ernest Rutherford sebagai berikut:
a.  Electron bergerak mengelilingi inti pada lintasan tersebut.
b.  Electron bergerak tanpa menyerap atau melepaskan energy.
c.  Setiap lintasan electron mempunyai tingkat energy tertentu.
d.  Electron dapat berpindah dari satu lintasan  ke lintasan yang lain.

Model atom bohr memperkenalkan konsep bilangan kuantum yang menyatakan orbit (lintasan electron). Suatu kulit atom dapat mengandung lebih dari 1 elektron.Susunan electron dalam kulit-kulit atom tyersebut dikenal sebagai konfigurasi electron.Materi tentang konfigurasi electron ini secara lebih lengkap dan dipelajari pada subbab struktur atom.

Teori atom bohr memiliki kelebihan sebagai berikut :
1.  Teori ini mampu menjawab kelemahan dalam model atom Rutherford dengan mengaplikasikan teori kuantum.
2.  Bohr mampu menerangkan dengan jelas garis sprektrum pancaran (emisi) atau serapan(absorbsi) dari atom hydrogen.

Teori atom bohr memiliki kelemahan sebagai berikut :
1.  Model atom bohr tidak dapat menjelaskan struktur garis sprekta yang baik.
2.  Lemahnya penjelasan tentang prediksi sprekta atom yang lebih besar.
3.  Tidak dapat memprediksi intensitas relative garis keras.
4.  Melanggar atas ketidakpastian heinsenberg karena electron mempunyai jari – jari dan lintasan yang telah diketahui.
5.  Model atom bohr mempunyai nilai momentum sudut lintasan ground state yang salah.
6.  Tidak dapat menjelaskan efek Zeeman.

5.  Model atom modern / mekanika kuatum Pada tahun 1900, max planck mengemukakan bahwa gelombang cahaya memilki sifat partikel dan transfer suatu radiasi elektromagnetik berlangsung dalam paket atau satuan energy yang disebut kuantom. Tahu 1905, albert Einstein membuktikan teori plank ini dengan menerangkan bahwa gelombang cahaya tersusun dari foton-foton.

Lalu pada tahun 1923, Louis de Broglie menjelaskan bahwa suatu partikel, misalnya electron ternyata memiliki sifat gelombang. Berdasarkan konsep dualism partikel gelombang ini, pada tahun 1926 erwin schrodinger mengemukakan suatu teori yang dikenal dengan teori mekanika kuantum. Teori ini diperkuat oleh werner Heisenberg dengan temuannya yang disebut asas ketidakpastiaan. Menurut teori ini, posisi atau lokasi suatu electron tidak dapat ditentukan secara pasti.Hal yang dapat dipastikan hanyalah kebolehjadian menemukan electron pada jarak tertentu dari inti.Daerah dengan kemungkinan terbesar menemukan keberadaan electron out disebut orbital.Orbital digambarkan berupa awan, yang tebal tipisnya menyatak besar kecilnya kebolehjadian menemukan electron didaerah itu.

Model atom mekanika kuantum adalah sebagai berikut :
a.  Tidak sepeti model bohr , gerakan electron memiliki sifat gelombang sehingga lintasannya (orbitnya) tidak stationer tetapi mengikuti penyelesaian kuadrat fungsi gelombang.
b.  Harga ketiga bilangan kuantum, akan menemukan bentuk dari ukuran orbital.
c.  Letak electron dalam atom bukanlah sesuatu yang pasti, seperti menurut bohr, tetapi yang dapat ditentukan adalah peluang terbesar ditemukannya electron.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Model Teori Atom Menurut Para Ahli Kimia "

Post a Comment