-->

Konfigurasi Elektron : Pengertian , Cara Menentukan Dan Contoh Soal

Halo sobat bisa juara , gimana kabar prestasi nya hari ini ? kamu udah baca buku belum ? jika belum
kamu bisa baca postingan ini untuk menambah wawasan kamu dibidang kimia ,  dan jika kamu udah membaca buku , postingan artikel ini akan menjadi referensi tambahan kamu dalam belajar ...
Dipostingan ini mas akan membahas materi Konfigurasi elektron 

Konfigurasi elektron

Jumlah electron yang menempati setiap lintasan berbeda-beda. Susunan electron dalam setiap lintasan atom disebut konfigurasi electron.

a.  Konfigurasi electron per kulit
Electron – electron bergerak mengelilingi inti dalam orbit-orbit tertentu yang disebut kulit – kulit electron. Electron yang berputar pada jarak rata-rata yang sama dari inti menempati kulit yang sama. Untuk mempermudah mempelajarinya, kulit atom pertama diberi tanda huruf K (paling dekat inti), kulit atom kedua diberi tanda huruf L, kulit atom ketiga diberi tanda huruf M, begitu seterusnya sesuai urutan abjad.

Menulis konfigurasi electron
Sesuai dengan teori atom Niels bohr, electron berada pada kulit-kulit atom. Kulit yang paling dekat dengan ini, yaitu kulit K, dapat ditempati 2 elektron; kulit kedua (kulit I,)dapat ditempati 8 elektron dan seterusnya. Makin besar nomor kulit, makin banyak jumlah electron yang dapat erada di situ. Hal itu terjadi karena makin besar nomor kulit, makin besar pula ruang cakupannya. Jumlah maksimum
electron pada setiap kulit memenuhi rumus 2n2 (n = nomor kulit).
Kulit K(n=1) maksimum 2 x 12 = 2 elektron
Kulit L (n=2) maksimum 2 x 22 = 8 elektron
Kulit M (n=3) maksimum 2 x 32 = 18 elektron
Kulit N (n=4) maksimum 2 x 42 = 32 elektron
Kulit O (n=5) maksimum 2 x 52 = 50 elektron

Meskipun kulit ),P,dan Q dapat menampung lebih dari 32 elektron, kulit – kulit tersebut belum pernah terisi penuh.Oleh karena kulit K hanya dapat ditempati maksimum 2 elektron, maka electron ketiga akan mengisi kulit L. kulit L ini dapat ditempati maksimum 8 elektron. Jadi, unsure dengan nomor atom 3 – 10 akan mengisi hingga penuh kulit kedua (kulit L).
Setelah kulit L. terisi penuh, maka electron berikutnya akan mengisi kulit M. perhatikanlah konfigurasi electron unsru nomor atom 11 hingga 18 pada tabel yang sama.Meskipun kulit M belum terisi penuh, ternyata electron ke – 19 dan ke – 20 mengisi kulit N, sehingga konfigurasi electron unsur  K (nomor atom 19 ) dan Ca (nomor atom 20) sebagai berikut.

contoh :
              K        L       M      N
11Na :    2        8       8        1
12Mg:    2        8       8        2

konfigurasi electron beberapa unsur

Electron valensi
Electron valensi adalah electron yang dapat digunakan untuk membentuk ikatan kimia . untuk unsur-unsur golongan utama, electron valensinya adalah electron yang terdapat pada kulit terluar.

b.    Konfigurasi electron persubkulit
1)   Asas aufbau
 
 Asas aufbau berasal dari bahasa jerman yang artinya membangun.  Asas aufbau atau aturan aufbau menerangkan “ electron secara bertahap menempati orbital dimulai dari energy yangpaling rendah 1s, 2s, 2p, dan seterusnya . Setelah orbital berenergi rendah terisi penuh, electron yang menempati orbital yang energinya satu tingkat lebih tinggi, dan seterusnya sampai semua electron dalam atom menempati orbitalnya. 









2)  Asas larangan pauli
Wolfgang pauli mengemukakan suatu teori yang dikenal dengan asas larangan pauli. Menurut asas larangan pauli “ electron – electron dalam suatu atom tidak boleh mempunyai empat bilangan kuantum yang nilainya sama semua.
Contoh :
2He : 1s2








3)    Kaidah hund
Untuk pengisian electron pada orbital ada aturan tertentu. Aturan ini dikenal dengan kaidah hund. Kaidah ini dikemukakan oleh seorang ahli kimia jerman yang bernama Friedrich Hund.
Bunyi kaidah ini adalah “ electron – electron pada orbital memiliki tingkat energy sama akan mengisi terlebih dahulu kotak – kotak yang kosong dengan arah spin tertentu. Kemudian, orbital diisi dengan electron berikutnya dengan arah spin yang berlawanan” yang perlu diperhatikan dalam penulisan konfigurasi electron adalah sebagai berikut :
1)    Penulisan konfigurasi electron ada dua yaitu :
a.    Berdasarkan tingkat energinya
b.    Berdasarkan urutan kulitnya
2)    Jika konfigurasi dirasakan cukup panjang, dapat dipersingkat dengan meminjam lambang gas mulia.
3)    Ada beberapa penyimpangan dari asas aufbau. Penyimpangan ini disebabkan oleh pengisian electron yang setengah penuh dan penuh leih stabil.
4)    Pada penulisan konfigurasi electron untuk ion yang bermuatan negative, jumlah elekron yang dituliskan pada konfigurasi berasal dari banyaknya muatan itu ditambah dengan nomor atom unsur tersebut.
5)    Untuk ion yang bermuatan positif, terbentuk dari atom netralnya dengan melepaskan x electron. Electron yang lepas berasal dari kulit atom yang paling luar.

Golongan Utama

Unsur yang termasuk golongan utama unsur unsur yang elektron terakhir terdapat pada orbital s atau orbital p . unsur golongan utama termasuk kedalam unsur blok s dan blok p . pada golongan utama , elektron valensi adalh jumlah elektron pada kulit terluar .

1. Unsur unsur blok s

Unsur unnsur yang tersusun dari atom dengan dengan konfigurasi elektron terakhirya berada pada orbital s , termsuk unsur unsur blok s .

Contoh :

1.  11Na :  1s2    2s2    2p6     3s2
unsur Na terletak pada golongan IA , periode 3 , blok s

2.  56Ba : 1s2     2s2    2p6     3s2    3p6     4s2     3d10      4p6     5s2     4d10    5p6     6s2
unsur Ba terletak pada golongan II A ,    periode 6,  blok s

2. Unsur unsur blok p

Unsur unsur yang tersusun dari atom dengan konfigurasi elektron terakhirnya berada pada orbital s dan orbital p termasuk unsur unsur blok p.

Contoh :

1.  13Al  : 1s2    2s2    2p6       3s2    3p1          
unsur Al terletak pada golongan III A , periode 3 , blok p

2.  82Pb : 1s2  2s2 2p6  3s2 3p6  4s2  3d10  4p6    5s2   4d10   5p6     6s2  4f14   5d10    6p2   
unsur Pb terletak pada golongan IVA , periode 6 , blok p                          

3.  35Br  : 1s2     2s2   2p6  3s2   3p6    4s2   3d10    4p5 
unsur Br terletak pada golongan VII A periode 4,  bloks P

4.  8O   : 1s2     2s2    2p4
unsur Br terletak pada golongan VI A periode 2, bloks P

5.  18Ar  : 1s2     2s2    2p6    3s2    3p6 
unsur Ar terletak pada golongan VIII A periode 4, bloks P

3.  Unsur unsur blok d

Unsur unsur blok d , elektron valensi adalah elektron pada kulit terluar dan elektron pada orbital d dan kulit kedua terluar .

Contoh :

1.  21Sc :  1s2    2s2    2p6    3s2      3p6     4s2     3d1
unsur Sc terletak pada golongan IIIB , periode 4,blok d

2.  56Zr : 1s2       2s2    2p6      3s2    3p6      4s2     3d10      4p6      5s2     4d10
unsur Zr terletak pada golongan IVB , periode 5,  bloks d

3.  26Fe : [Ar]  4s2   3d6               unsur Fe , Co , dan Ni terletak pada golongan VIII B

      27Co : [Ar]  4s2   3d7                   periode 4, blok d (dalam satu periode , golongan VIII B

      28Ni : [Ar]   4s2   3d8                  terdiri dari tiga unsur)

4.  30Zn : [Ar]   4s2   3d10            unsur Zn terletak pada golongan IIB , periode 4,  bloks d

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Konfigurasi Elektron : Pengertian , Cara Menentukan Dan Contoh Soal "

Post a Comment