-->

Ikatan Kimia : Pengertian , Jenis Dan Contohnya

Halo sobat bisa juara , gimana kabar prestasi nya hari ini ? kamu udah baca buku belum ? jika belum
kamu bisa baca postingan ini untuk menambah wawasan kamu dibidang kimia ,  dan jika kamu udah membaca buku , postingan artikel ini akan menjadi referensi tambahan kamu dalam belajar ...
Dipostingan ini mas akan membahas materi Ikatan kimia ..

nah sobat bisa juara , tau gak apa itu ikatan kimia?lalu mengapa sih unsur itu harus saling berikatan ? … oke lets go to materi
Ikatan kimia adalah Gaya tarik antara dua atom yang sama atau berbeda dalam suatu molekul . Untuk mencapai susunan electron yang stabil, atom-atom unsur saling berinteraksi satu sama lain, sehingga terjadilah perubahan susunan electron pada atom-atom yang saling berinteraksi tersebut. Perubahan susunan electron mengakibatkan terjadinya tarikan antara atom-atom yang memungkinkan terjadinya ikatan antara atom satu dengan yang lain, dan terbentuknya berbagai molekul unsur/ molekul senyawa/ senyawa ionic. Ikatan antara atom-atom ini disebut Ikatan kimia

Sobat bisa juara tau gak ? setiap unsur ingin menceoau kestabilan seperti gas mulia , sehingga adaa aturan untuk unsur itu yaitu ada aturan duplet (2 elektron valensi) contohnya gas hydrogen untuk mencapai kestabilan harus memiliki 2 elektron, seperti H2 .dan aturan octet (8 elektron valensi ) contohnya seperti gas mulia 

1.    Kestabilan Unsur
a.    Kestabilan Unsur Gas Mulia
Atom- atom dapat dikelompokkan menjadi atom logam, nonlogam, metaloid dan gas mulia. Atom- atom gas mulia bersifat stabil, sedangkan atom- atom lainnya bersifat tidak stabil. Atom- atom gas mulia bersifat stabil karena kulit terluarnya terisi penuh oleh electron.
Berdasarkan gambar tersebut sobat bisa juara bisa lihat , bahwa kulit terluar atom- atom gas mulia terisi penuh oleh 2 elektron (untuk He) dan 8 elektron (untuk atom gas mulia lainnya). Susunan electron gas mulia disebut susunan duplet (untuk He) dan susunan octet (untuk gas mulia selain He).
Elektron Valensi Atom- atom Gas Mulia

a.   Cara Atom- atom yang tidak stabil mencapai kestabilannya
Kulit terluar pada atom-atom logam dan nonlogam tidak terisi penuh. Itulah sebabnya atom- atom tersebut bersifat stabil. Untuk mencapai kestabilannya, unsure- unsure kimia yang lain (selain unsure- unsure gas mulia)akan berusaha mencapai konfigurasi electron gas mulia pada saat berikatan. Hal itu dilakukan melalui serah terima electron ataupun penggunaan bersama pasangan electron.

Kecenderungan Umsur- Unsur untuk Mencapai  Kestabilan Unsur- Unsur Gas Mulia
Atom- atom yang melepaskan electron akan berubah menjadi ion positif atau kation.

b. Aturan oktet dan duplet
Unsur – unsur yang stabil mengikuti dua aturan berikut :
a.    Aturan oktet
Sebelum dijelskan tentang ikatan kimia, cobalah perhatikan beberapa senyawa berikut, yaitu: air (H2O), amonia (NH3), asam sulfat (H2SO4), natrium klorida (NaCl), silica atau pasir (SiO2), magnesium oksida (MgO), dan asam fosfat (H3PO4). Jika anda mencoba mencari senyawa dari helium, neon, dan argon, pastilah tidak akan menemukannya, karena hingga sekarang belum satu pun senyawa dari unsur itu yang berhasil dibuat. Unsur-unsur gas mulia yang lain, yaitu krypton (Kr), xenon (Xe), dan radon (Rn) dapat membentuk senyawa dengan unsur-unsur tertentu, khususnya dengan flourin dan oksigen.

Di alam, tidak ditemukan satupun senyawa dari unsur gas mulia. Oleh karena itu, unsur-unsur gas mulia dikatakan bersifat stabil. Sementara itu, jika anda periksa senyawa dari unsur selain gas mulia, mungkin anda akan menemukannya.
Semua unsur, selain gas mulia, ternyata membentuk senyawa. Bahkan, banyak unsur, seperti natrium, kalium, flourin, dan klorin yang secara alami hanya terdapat sebagai persenyawaan. Unsur-unsur tersebut kita katakana bersifat reaktif.

Mengapa unsur gas mulia bersifat stabil, sedangkan unsur golongan lainnya bersifat reaktif? Apa yang menyebabkan suatu unsur alkali stabil?
G.N Lewis dan W. Kossel mengaitkan kestabilan gas mulai dengan konfigurasi elektronnya. Gas mulia mempunyai konfigurasi penuh, yaitu konfigurasi octet (mempunyai 8 elektron pada kulit luar), kecuali helium dengan konfigurasi duplet (dua elektron pada kulit luar).
Unsur-unsur lain dapat mencapai konfigurasi octet dengan melepas elektron valensinya atau menyerap elektron tambahan.

Hal itulah yang terjadi ketika unsur-unsur tersebut membentuk ikatan, jadi dapat dikatan bahwa:
1)    Gas mulia bersifat stabil karena konfigurasinya sudah octet (duplet untuk helium),
2)    Unsur selain gas mulia membentuk ikatan dalam rangka mencapai konfigurasi octet.
Kecenderungan unsur-unsur menjadikan konfigurasi elektronnya sama seperti gas mulia terdekat dikenal sebagai aturan octet.

Selain dengan serah-terima elektron, konfigurasi octet juga dapat dicapai dengan pemsangan elektron. Serah-terima elektron menghasilkan apa yang kita sebut ikatan ion, sedangkan pemasangan elektron menghasilkan ikatan kovalen.

c. Peranan elektron dalam ikatan kimia

Kemampuan suatu atom untuk membentuk ikatan dengan atom lain terutama ditentukan oleh konfigurasi electron terluarnya. Electron-elektron pada kulit atom terluar disebut electron valensi. Jika kita membandingkan konfigurasi electron atom unsur-unsur dengan konfigurasi electron atom gas mulia, ternyata bahwa unsur-unsur lain yang bukan gas mulia memiliki kecenderungan untuk memiliki susunan electron stabil seperti susunan gas mulia.

Untuk memenuhi aturan octet atau duplet, atom-atom dapat menerima atau melepas electron atau menggunakan electron bersama. Peristiwa ini akan menyebabkan terbentuknya ikatan kimia.
1.    Atom-atom yang menerima atau melepas electron akan membentuk ikatan ion.
2.    Atom-atom yang menggunakan electron bersama akan membentuk ikatan kovalen.
3.    Didalam ikatan kovalen, electron-elektron yang digunakan bersama dapat berasal dari satu atom saja. Ikatan kovalen demikian disebut ikatan kovalen koordinasi.
4.   Atom-atom suatu unsur logam juga menggunakan electron bersama membentuk ikatan logam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ikatan Kimia : Pengertian , Jenis Dan Contohnya "

Post a Comment