-->

Sel Elektrolisis : Pengertian , Reaksi-Reaksi Elektrolisis, Cara Kerja Sel Elektrolisis

Halo sobat bisa juara , gimana kabar prestasi nya hari ini ? kamu udah baca buku belum ? jika belum
kamu bisa baca postingan ini untuk menambah wawasan kamu dibidang kimia ,  dan jika kamu udah membaca buku , postingan artikel ini akan menjadi referensi tambahan kamu dalam belajar ...
Dipostingan ini mas akan membahas materi sel elektrokimia(sel elektroisis) ... ok lets go

Sel Elektrolisis 

Sel elektrolisis adalah sel elektrokimia di mana energi listrik digunakan untuk menghasilkan reaksi redoks tidak spontan. Prinsip kerja dari sel elektrolisis adalah dengan menghubungkan kutub negatif dari sumber listrik ke katode, dan kutub positif ke anode.
























Pengamatan reaksi elektrolisis

Bagaimana sel elektrolosis terjadi? Mari kita ikuti pembahasan berikut ini. Prinsip dasar eletrolisis berlawanan dengan sel Volta, yaitu sebagai barikut:
1.    Proses elektrolisis mengubah mengubah energy listrik menjadi energy kimia.
2.    Reaksi elektrolisis merupakan reaksi tidak spontan karena melibatkan energi merupakan kutub positif.listrik dari luar.
3.    Reaksi elektrolisis berlangsung di dalam sel elektrolisis, yang terdiri atas satu jenis larutan atau leburan elektrolit dan memiliki dua macam electrode.
a.    Elektrode (-) atau katode adalah elektrode yang dihubungkan dengan kutub
(-) sumber arus listrik.
b.    Elektrode (+) atau anode adalah elektrode yang dihubungkan dengan kutub  (+) sumber arus listrik.
Jadi, katode merupakan kutub negatif, anode merupakan kutub positif.
Persamaan sel elektrolisis dengan sel Volta, adalah sebagai berikut.
1.    Pada katode terjadi reaksi reduksi.
2.    Pada anode terjadi reaksi oksidasi


Reaksi-reaksi Elektrolisis

a.    Reaksi pada Katode

Kation (ion-ion positif) direduksi pada katode.
1)    Ion H+ dari suatu asam direduksi menjadi gas hidrogen.
2H+ (aq) + 2e- → H2 (g)
2)    Ion-ion logam larutan alkali, alkali tanah, Al, dan Mn tidak direduksi, yang direduksi adalah air, karena EO reduksi H2O > EO reduksi ion logam alkali, alkali tanah, Al, Mn.
2 H2O(l) + 2e- → H2 (g) + 2 OH(aq)
3)    Ion-ion logam lainnya yang tidak termasuk kelompok di atas dire-duksi lalu mengendap pada katode.
Ni2+ (aq) + 2e- → Ni (s)
Cu2+ (aq) + 2e- → Cu (s)
Ag+ (aq) + 2e- → Ag (s)
4)    Ion-ion yang berasal dari lelehan atau leburan senyawa alkali dan alkali tanah direduksi lalu mengendap di katode (karena lelehan atau leburan tidak mengandung air).
Na+ (l) + e- → Na (s)
Mg2+ (l) + 2e- → Mg (s)
Ca2+ (l) + 2e- → Ca(s)

b.    Reaksi pada Anode

Anion (ion-ion negatif) dioksidasi pada anode.
1)    Anode C,Pt, atau Au tidak mengalami perubahan, karena merupakan electrode inert. Anode Ni, Cu, Ag, dan sebagainya turut bereaksi mengalami oksidasi.
Cu (s) → Cu2+ (aq) + 2e-
Ni (s) → Ni2+ (aq) + 2e-
Ag (s) → Ag2+ (aq) + 2e-
2)    Ion OH- dari basa mengalami oksidasi menghasilkan air dan gas oksigen.
4 OH-(aq) → 2H2O (aq) + O2(g) + 4e-
3)    Ion sisa asam yang mengandung oksigen tidak teroksidasi, yang teroksidasi adalah air karena EO oksidasi H2O > EO oksidasi sisa asam yang mengandung oksigen.
2H2O (aq) → 4 OH+(aq) + O2(g) + 4e-
4)    Ion sisa asam yang tidak mengandung oksigen seperti Cl-, Br- dan I- akan teroksidasi.
2 Cl- (aq) → Cl2(g) + 2e-
2 Br- (aq) → Br2(l) + 2e-
2    I- (aq) → I2(s) + 2e-

1)    Apakah Sel Elektrolisis itu?
Sel elektrolisis merupakan sel elektrokimia yang menggunakan  energi listrik agar reaksi kimia dapat terjadi. Sel tersebut meruoakan kebalikan sel volta. Pada sel elektrolisis katode bermuatan negatif, sedangkan anode bermuatan positif.
Reaksi antara Sn dan Cu dalam sel volta dan elektrolisis. Reaksi kimia pada setia sel dapat di tuliskan sebagai berikut :
Reaksi kimia pada sel volta :












 Bagaimana Cara Kerja Sel Elektrolisis ?
Sel elektrolisis terdiri atas zat yang dapat mengalami ionisasi (larutan atau lelehan), elektrode dan sumber listrik (baterai). Mula mula aliran listrik dialirkan dari kutup negatif baterai ke katode yang bermuatan negatif. Larutan atau lelehan akan terionisasi menjadi kation dan anion. Selanjutnya, kation dikatode akan mengalami reduksi. Di anode, anio akan mengalami oksidasi.

Bagaimana Cara Menuliskan Reaksi Kimia dalam Sel Elektrolisis?
Berdasarkan jenis elektrolitnya, reaksi pada sel elektrolisis dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu sel elektrolisis dengan elektrolit lelehan dan sel elektorlit larutan.
 
Bagaimanan cara menuliskan reaksi kimia dalam Sel Elektrolisis dengan Elektrolit larutan ?
Larutan elektrolit diperoleh dengan cara melarutkan padatan elektrolit kepada air. Zat yang dapat mengalami reaksi redoks bukan hanya kation atau anionya, tetapi juga pelarutnya (H2O). Dengan demikian, terjadi kompetisi antara ion ion dan molekul H2O. Pemenang kompetisi bergantung pada harga potensial standart sel ( E°) , jenis elektrode, dan jenis anion. Semakin besar nilai E° makin mudah reaksi reduksi terjadi.
HCl → H+ + Cl⁻






Bagaimana Cara Menuliskan Reaksi Kimia dalam Sel Elektrolisis dengan Elektrolit Lelehan?
Lelehan elektrolit diperoleh dengan cara memanaskan padatan elektrolit tanpa melibatkan air. Kation di katode akan di reduksi, sedangkan anio di anode akan dioksidasi. Elektrode yang digunakan merupakan elektrode inert (tidak akan bereaksi) seperti platina atau grafit.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Sel Elektrolisis : Pengertian , Reaksi-Reaksi Elektrolisis, Cara Kerja Sel Elektrolisis "

Post a Comment