-->

Latihan Soal Pilihan Ganda Termokimia Beserta Pembahasannya


Soal latihan termokimia
Hallo sobat pengunjung setia bisa juara , dipostingan ini mas akan membagikan beberapa kumpulan soal mengenai Termokimia Beserta Pembahasannya  beserta pembahasannya , nah kita  bahas sampai tuntas yuk soal nya dibisa juara ini ...

1.   Untuk soal 1 dan 2
 1.  Manakah yang merupakan reaksi eksoterm ?
a.  1 dan 2
b.  1 dan 4
c.  2 dan 3
d.  2 dan 4
e.  3 dan 4
Jawaban : e
Pembahasan : reaksi eksoterm memiliki ∆H negatif karena energi (kalor atau kerja) meninggalkan sistem dan diberi tanda negatif (-).

2.  Manakah yang merupakan reaksi endoterm ?
a.  1 dan 2
b.  1 dan 3
c.  2 dan 3
d.  2 dan 4
e.  3 dan 4
Jawaban : a
Pembahasan : reaksi endoterm memiliki ∆H positif karena energi (kalor atau kerja) memasuki sistem dan diberi tanda positif (+).

3.    Perhatikan Gambar berikut ! 
Dari gambar kita mengetahui bahwa reaksi tersebut termasuk reaksi...
a.   Reaksi eksoterm
b.   Reaksi endoterm
c.   Reaksi ikatan kimia
d.   Reaksi pembakaran
e.   Reaksi pembentukan
Jawaban : a
Pembahasan : pada reaksi eksoterm, sistem membebaskan energi, sehingga entalpi sistem akan berkurang, artinya entalpi produk lebih kecil daripada entalpi pereaksi. Oleh karena itu, perubahan entalpinya bertanda negatif.

4. Jika secangkir teh yang panas diletakkan diatas meja dan dibiarkan dingin. Teh sebagai sistem. Reaksi yang terjadi pada teh tersebut adalah reaksi...
a.  Reaksi endoterm
b.  Reaksi eksoterm
c.  Reaksi pendinginan
d.  Reaksi pengurangan suhu
e.  Reaksi kimia
Jawaban : b
Pembahasan : jika teh sebagai sistem dan teh bersuhu tinggi (panas) maka kalor akan mengalir dari sistem ke lingkungan.

5. Perharikan gambar dibawah ini !
Gambar diatas merupakan reaksi....
a.    Reaksi eksoterm
b.    Reaksi kimia
c.    Reaksi endoterm
d.    Reaksi pemanasan
e.    Reaksi pendinginan
Jawaban : c
Pembahasan : dari gambar kita mengetahui bahwa itu merupakan reaksi endoterm. Karena kalor pada reaksi endoterm mengalir dari lingkungan ke sistem.

7.    Reaksi antara logam magnesium dengan larutan asam klorida dengan magnesium dan asam klorida sebagai sistem, sedangkan gelas dan udara sebagai lingkungan. Maka reaksi tersebut merupakan reaksi....
a.    Reaksi eksoterm
b.    Reaksi endoterm
c.    Reaksi terbuka
d.    Reaksi tertutup
e.    Reaksi pencampuran
Jawaban : a
Pembahasan : karena pada reaksi antara logam magnesium dan larutan asam klorida terjadi pembebasan kalor yang ditunjukkan oleh kenaikan suhu. Itu berarti reaksi yang terjadi adalah reaksi eksoterm.

8. Berapa joule panas yang diperlukan untuk menaikkan temperatur air yang massanya 100 gram  dari  27 ºc ke 100ºc ? jika diketahui kalor jenis air sebesar 4,2 J/g ºc.
 a.  31.500 joule
 b.  30.660 joule
 c.   30.240 joule
 d.   29.820 joule
 e.   29.400 joule
Jawaban : b
Pembahasan :
Diketahui : massa air =100 gram
Suhu awal (t1) = 27ºc
Suhu akhir (t2) = 100ºc
∆t = t2 – t1
     = 100ºc - 27ºc
     = 73ºc
Kalor jenis air = 4,2j/gºc
Ditanya : Q...?
Jawab :
Q   =  m x c x ∆t
      = 100g x 4,2j/gºc x 73ºc
      = 30.660 joule

 9.   Kedalam 50cm3 larutan HCl 1 M dengan suhu 25ºc ditambahkan 50cm3 larutan NaOH 1 M, suhu tertinggi campuran 35ºc. Kalau dianggap massa larutan sama dengan massa air = 100 gram dan 1 kalori = 4,2 joule, maka perubahan entalpi reaksi sebesar...
 a.  -58,8 KJ/mol
 b.   -67,2 KJ/mol
 c.   -75,6 KJ/mol
 d.   -84,0 KJ/mol
 e.   -86,0 KJ/mol
Jawaban : d
Pembahasan :
Diketahui : massa air = 100gram
Suhu awal (t1) = 25ºc
Suhu campuran(t2) = 35ºc
∆t = t2-t1
     = 35ºc – 25ºc = 10oc
Ditanya : ∆H...?
Jawab :
Q   =  m x c x ∆t
      =  100 x 4,2 x 10
      =  4.200 j = 4,2 KJ/50mmol

∆H = -Q
      =  -4.200 x 20 KJ/mol
      =  -84KJ/mol

Baca Juga :
Kumpulan Soal Latihan Koloid Beserta Pembahasnnya
Latihan Soal Sifat Koligatif Larutan Beserta Pembahasannya
Kumpulan Soal Latihan Koloid Beserta Pembahasnnya
Latihan Soal Pilihan Ganda Termokimia Beserta Pembahasannya
Latihan Soal Pilihan Ganda Hidrokarbon Dan Minyak Bumi Beserta Pembahasannya

10.    Kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 100ml air adalah 29,40 joule. Apabila kapasitas panas air 4,2 j/gºc, maka kenaikan suhu yang dialami air adalah....
a.    5ºc
b.    6ºc
c.    7ºc
d.    8ºc
e.    9ºc
Jawaban : c
Pembahasan :
Diketahui : Q = 29,40 joule
Kalor jenis = 4,2 j/gºc
Ditanya : ∆t...?
Jawab :
Q            =  c x ∆t
29,40 j    =  4,2j/gºc x ∆t
∆t   =  Q / c
       =  29,40j  /  4,2j/gºc
       =  7º

11. Tentukan perubahan entalpi pembentukan gas SO3 jika diketahui :
S(s) + O2(g) → SO2(g)   ∆H = -296,8 KJ
SO2(g) + 1/2O2(g) → SO3(g)   
∆H = -99,2 KJ
a.    -386 KJ
b.    -376 KJ
c.    -395 KJ
d.    -366 KJ
e.    -396 KJ
Jawaban : e
Pembahasan :


12.  Hitung ∆H reaksi dari reaksi :
CH4(g) + 4Cl2(g) → CCl4(g) + 4HCl(g)
Jika harga energi diketahui sebagai berikut:
C-H = 415 KJ
Cl-Cl = 243 KJ
C-Cl = 330 KJ
H-Cl = 432 KJ
a.    -316 KJ
b.    -315 KJ
c.    -416 KJ
d.    -415 KJ
e.    -516 KJ
Jawaban : c
Pembahasan :


13.  Pernyataan yang benar untuk reaksi :
2CO(g ) + O2(g) → 2CO2(g) ∆H=xKJ
a.    Kalor pembentukan CO = 2x KJ/mol
b.    Kalor penguraian CO = x KJ/mol
c.    Kalor pembakaran CO = 2x KJ/mol
d.    Kalor pembakaran CO = ½ KJ/mol
e.    Kalor pembentukan CO = 1/2 KJ/mol
Jawaban : d
Pembahasan :
Reaksi dengan oksigen merupakan reaksi pembakaran. Jadi, reaksi tersebut merupakan reaksi pembakaran 2 mol CO dan melepaskan x KJ energi. Untuk satu mol CO dilepas energi sebesar ½ KJ/mol.

14.   Tentukan perubahan entalpi standar untuk reaksi pembakaran 1 mol etana menurut reaksi :
C2H6(g) + 7/2O2(g) → 2CO2(g) + 3H2O(g)
Bila diketahui :
Δ Hf CO2(g)  = – 394 kJ/mol                       ΔHf  C2H6(g) = – 85 kJ/mol
Δ Hf H2O(g)  = – 286 kJ/mol                       ΔHf  O2(g) =  0 kJ/mol
a.    -1561 KJ/mol
b.    -1651 KJ/mol
c.    -1641 KJ/mol
d.    -1461 KJ/mol
e.    -1461 KJ/mol
Jawaban : a
Pembahasan :
ΔH = ΣΔHf (Produk) – ΣΔHf (Pereaksi)
= ( 2x Δ Hf CO2(g) + 3x Δ Hf H2O(g) ) –     (ΔHf  C2H6(g)  +  7/2 ΔHf  O2(g) )
= ( 2x ( – 394) + 3x ( – 286)) – (( – 85) + 0))
= ( – 788 – 958 ) + 85
= – 1561 kJ/ mol

15.   Jika pada suatu persamaan reaksi semua zat di ketahui harga   ∆Hf0 nya masing-masing, maka    H reaksi tersebut dapat di hitung dengan rumus……
a.  ∆ H = Hakhir-Hawal
b.  ε  ∆ Hfhasil reaksi- ε ∆Hfpereaksi
c.  ∆ H = qp
d.  H=U+PV
e.   ε  ∆Hfpereaksi- ε∆Hfhasil reaksi
Jawaban: B
Pembahasan: Untuk suatu persamaan reaksi dengan semua zat di ketahui harga  ∆Hf nya masing-masing, maka ∆H reaksi dapat di hitung dengan rumus ∆H= ε ∆Hfhasil reaksi- ε   Hfpereaksi/ sering juga di gunakan ε∆ Hfkanan- ε∆Hfkiri

16.  Diketahui:
∆ Hf0 CO2 = -393,509 KJ/mol
∆Hf0 O2 = 0
∆Hf0 C = 716,682 KJ/mol
Hitunglah perubahan entalpi pembakaran C !
a.   +393,5 kj/mol
b.    -1087 kj/mol
c.    -980,1 kj/mol
d.    -646,346 kj/mol
e.    +341,6 kj/mol
Jawaban: D
Pembahasan: Untuk menentukan perubahan entalpi pembakaran, maka reaksi pembakaran harus di tuliskan:
2C(g)+2O2(g)  → 2CO2(g)
Nilai perubahan entalpi dari reaksi di atas dan dapat di cari dengan hukum Hess, dengan rumus:
  ∆H= ε ∆Hf0sesudah- ε∆Hf0sebelum
      = (2 ∆Hf CO2) - (2∆Hf C +
          2∆Hf O2)
      = (2(-393,509))-(2×716,682 
         +2×0
      = 787,018-1433,364
      = -646,346 KJ/mol
   
17.   Dengan menggunakan data energi ikatan rata-rata, hitunglah perubahan entalpi reaksi berikut:
C2H4+H2 → C2H6
a.  98,3 kj
b.  264,8 kj
c.   -324,23 kj
d.   523,1 kj
e.   -434,1 kj
Jawaban: E
Pembahasan:
Strukturnya:
CH2=CH2 +H-H  →  CH3-CH3
Perubahan entalpinya dapat di hitung sebagai berikut:
    Ikatan yang putus:
4 ikatan C-H=4×435=1740
1 ikatan C=C =1×612=612
1 ikatan H-H=1×435,9=435,9
    Ikatan yang terbentuk:
6 ikatan C-H=6×435=2610
1 ikatan C=C =1×612=612
Jadi:
∆H= (εpemutusan ikatan)-( εpenggabungan)
 =(1740+612+435,9)-   (2610+612)
      = 2787,9 -3222
      = -434,1 KJ

18. Diagram siklus
 Dari diagram tersebut perubahan entalpi ∆H3 adalah......
a.  991,0 kj
b.  593,8 kj
c.  102,9 kj
d.  392,6 kj
e.  495,5 kj
Jawaban: B
Pembahasan: Pada diagram di atas menurut hukum Hess,   ∆H yang memiliki tanda searah di beri tanda (+), sedangkan yang berlawanan di beri tanda (-). Seingga di peroleh:
    ∆H3 +  ∆H2 -  ∆H1
   ∆ H3 =   ∆ H2-  ∆ H1
         =(-196,6)-(-790,4)
         = 593,8 KJ

19.   Suatu campuran antara air panas dan gula yang di masukkan ke dalam gelas, menyebabkan gelas menjadi panas. Pada peristiwa ini reaksi apakah yang terjadi...
a.  Reaksi eksoterm
b.  Reaksi endoterm
c.  Reaksi eksoterm & endoterm
d.  Reaksi perubahan entalpi
e.  Reaksi perubahan entalpi standar
Jawaban: A
Pembahasan: Pada reaksi antara air panas dengan gula yang menyebabkan gelas menjadi panas merupakan contoh dari reaksi eksoterm, karena reaksi eksoterm di tandai dengan kenaikan suhu (keadaan gelas yang menjadi tempat terjadinya reaksi menjadi panas).

20.   Pernyataan yang benar di bawah ini mengenai hukum Hess adalah......
a.  Entalpi hanya tergantung pada keadaan awal reaksi
b.  Entalpi hanya bergantung pada keadaan akhir reaksi
c.  Entalpi hanya bergantung pada keadaan awal & akhir reaksi, maka perubahan entalpi tidak tergantung pada jalannya reaksi (proses)
d.  Entalpi bergantung pada keadaan awal & akhir reaksi, dan juga bergantung pada jalannya reaksi (proses)
e.  Entalpi tidak bergantung pada keadaan awal & akhir reaksi, tetapi hanya bergantung pada jalannya reaksi (proses)
Jawaban: C
Pembahasan: Menurut hukum Germain Henry Hess pada tahun 1840, yang di dasarkan pada fakta bahwa entalpi adalah fungsi keadaan. Artinya, perubahan panas kalor dari suatu reaksi hanya bergantung pada keadaan awal & keadaan akhir dari reaksi tersebut dan tidak bergantung pada jalannya reaksi (proses).

21.  Pernyataan di bawah ini berturut-turut tentang akibat terjadinya penyerapan kalor oleh sistem dan akibat sistem melepaskan kalor ke lingkungan adalah......
a.  Adanya kenaikan suhu pada reaksi eksoterm dan adanya penurunan suhu pada reaksi endoterm.
b.  Adanya penurunan suhu pada reaksi endoterm dan adanya kenaikan suhu pada reaksi eksoterm
c.  Adanya kenaikan suhu pada reaksi endoterm dan adanya penurunan suhu pada reaksi eksoterm
d.  Adanya penurunan suhu pada reaksi eksoterm dan adanya kenaikan suhu pada reaksi endoterm
e.  Semua jawaban a,b,c & d salah
Jawaban: B
Pembahasan:Pada reaksi endoterm, adanya penurunan suhu sistem yang mengakibatkan terjadinya penyerapan kalor oleh sistem. Sedangkan pada reaksi eksoterm, adanya kenaikan suhu yang mengakibatkan sistem melepaskan kalor ke lingkungannya.

22.  Sebanyak 8 gram etanol (C2H5OH) di larutkan ke dalam kalorimeter yang berisi 220 ml air, setelah etanol di larutkan ternyata suhu larutan turun dari 270C menjadi 210C , massa air didalam kalorimeter adalah 1000 gram. Bila kalor jenis air sebesar 4,18 J/gr. Maka  ∆H pelarutan adalah......
a.  163,34 kj
b.  147.529,4 kj
c.  582,3 kj
d.  200 kj
e.  836.532,6 kj
Jawaban: B
Pembahasan: Langkah pertama adalah mencari jumlah kalor dengan rumus:
q=m.c.  ∆ T
  =1000 gr ×4,18J/gr0C×60C
  =25.080 J

23.   Sistem dapat mengalami perubahan karena berbagai hal, diantaranya akibat......
a.    Perubahan tekanan, perubahan volume/ perubahan kalor
b.    Perubahan suhu & perubahan jumlah zat
c.    Kelebihan jumlah zat
d.    Penambahan zat lain
e.    Penambaan katalis
Jawaban: A
Pembahasan: Sistem dapat mengalami perubahan karena berbagai hal, di antaranya akibat perubahan tekanan, perubahan vlume & perubahan tekanan dapat di sertai pula perubaan kalor, demikian pula sebaliknya.

nah gimana sobat sobat bisa juara , apakah kamu sudah makin paham materi termokimia?  dari beberapa contoh soal diatas , nah jika kamu masih ragu dan masih kurang mengerti , kamu bisa bertanya, dengan cara tulis komentar kamu dibawah ini , serta kamu bisa kritik dan saran untuk blog ini , terimakasih . 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Latihan Soal Pilihan Ganda Termokimia Beserta Pembahasannya "

Post a Comment