-->

30 Soal Soal Latihan Ikatan Kimia Dan Pembahasannya

1.    Suatu zat mempunyai sifat-sifat fisis sebagai berikut:
    - Berwujud padat pada suhu kamar
    -  Mempunyai titik didih dan titik leleh yang tinggi
    - Mempunyai sifat keras, namun mudah rapuh
    - Dapat menghantarkan listrik dalam bentuk cairan atau leleh.
Berdasarkan data tersebut dapat dismpulkan zat tersebut merupakan…..
a.    Unsur non logam
b.    Senyawa ion
c.    Unsur logam
d.    Senyawa kovalen nonpolar
e.    Senyawa kovalen polar

Pembahasan
Senyawa ion mempunyai beberapa sifat, diantaranya:
a)    Berwujud padat pada suhu kamar
b)    Mempunyai titik didih dan titik leleh tinggi
c)    Dapat menghantarkan listrik dalam bentuk cairan atau lelehan, dan
d)    Memepunyai sifat keras, namun mudah rapu
Jawaban: B. senyawa ion

2. Perhatikan tabel berikut:

Senyawa yang paling polar dari datas di atas adalah….
a.    HCl
b.    CO2
c.    NH3
d.    MgCl
e.    CCl4
Pembahasan:
Momen dipol adalah untuk menyatakan polaritas atau kepolaran suatu senyawa.
HCl= 2,8 - 2,1 = 0,7, Memiliki momen dipole 0,7
CO2 = 3,5 - 2,1= 1, Memiliki momen dipol 1
NH3 = 3,1 - 2,1= 1, Memiliki momen dipol 1
MgCl = 2,8 - 1,2 = 1,6, Memiliki momen dipol 1,6
CCl4 = 2,8 - 2,5= 0,3 Memiliki momen dipol 0,3.(tidak polar)
Jadi, yang yag memiliki momen dipol diatas 0,5 merupakan ikatan yang bersifat polar, jadi dari datas di atas senyawa yang paling polar adalah MgCl
Jawaban: D.MgCl

Baca Juga :
Latihan Soal Pilihan Ganda Reaksi Redoks Beserta Pembahasannya
Latihan Soal Kimia Pilihan Ganda Larutan Elektrolit Dan Non Elektrolit Beserta Pembahasannya

3.    Diketahui unsur-unsur dengan nomor atom sebagai berikut: 3X, 8Y, 9Q, 11R, dan 16Z
Unsur yang dapat memebntuk ikatan ion adalah….
a.    X dengan Q
b.    Y dengan R
c.    X dengan Q
d.    Y dengan R
e.    Q dengan Z
Pembahasan:
Pada ikatan ion terjadi serah terima elektron (menyerap dan melepaskan elektron).
Pada ikatan ion terjadi serah terima elektron (menyerap dan melepaskan elektron).
3X = 2, 1   →      melepaskan 1 elektron
8Y = 2,6    → menyerap 2 elektron
9Q = 2,7  →  menyerap 1 elektron
11R = 2, 8,1  → melepaskan 1 elektron
16Z = 2, 8,6   →menyerap 2 elektron
Jadi, pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah X dengan Q  
Jawaban: C. X dengan Q

4. Senyawa yang terbentuk dari reaksi antara atom 11Na dan 16S adalah….
a.    NaS
b.    Na2S
c.    NaS2
d.    Na3S
e.    NaS3
Pembahasan:
Jika atom Na dan S berikatan, diperlukan 2 atom Na dan 1 atom S. Senyawa yang terbentuk adalah Na2S.
Jawaban: b.

5. Jenis gaya antarmolekul yang terjadi bergantung pada jenis senyawa yang berinteraksi. Ion Fe2+ dalam hemoglobin, yang berperan dalam sirkulasi darah di dalam tubuh, merupakan contoh dari jenis gaya….
a.    Gaya Dipol-Dipol
b.    Gaya Ion-Dipol
c.    Gaya Dipol-Dipol Terinduksi
d.    Gaya London
e.    Gaya Ion-Dipol Sesaat
Pembahasan:
Jenis-jenis gaya antarmolekul.
1)    Gaya Dipol-dipol
Gaya dipole-dipol terjadi jika sesama senyawa kovalen polar saling berinteraksi. Senyawa kovalen dapat bersifat polar atau nonpolar. Gaya dipole-dipol yang paling kuat adalah ikatan hydrogen.
2)    Gaya dipol sesaat-dipol terinduksi (Gaya London)
Jenis gaya antarmolekul ini umumnya dimiliki senyawa kovalen nonpolar. Berbeda dengan senyawa kovalen polar, senyawa kovalen nonpolar tidak memiliki dipol (memiliki muatan, namun tidak terkutubkan). Molekul-molekul pada senyawa kovalen nonpolar tersusun dari inti atom dan elektron-elektron yang selalu bergerak bebas. Karena elektron selalu dalam keadaan bergerak, muatan yang dimiliki molekul nonpolar akan terkutubkan.
3)    Gaya dipol-dipol terinduksi
Jika suatu molekul polar berdekatan dengan molekul nonpolar, maka molekul polar dapat menginduksi molekul nonpolar. Akibatnya, molekul nonpolar tersebut memiliki dipole terinduksi. Dipole dari molekul polar akan saling tarik menarik dengan dipole terinduksi dari molekul non polar. Contoh: interaksi antara asam klorida dan gas Klor.
4)    Gaya Ion-dipol
Gaya antarmolekul ini terjadi antar senyawa ion dan senyawa kovalen polar.
5)    Gaya Ion-dipol sesaat
Gaya ion-dipol sesaat terjadi dari interaksi antargaya dipol-dipol terinduksi dengan gaya ion-dipol. Jika ion dari senyawa ion berdekatan dengan molekul nonpolar, ion tersebut dapat menginduksi dipole molekul nonpolar. Dipol terinduksi molekul nonpolar yang dihasilkan akan berikatan dengan ion. Jenis gaya antarmolekul ini memegang peranan penting dalam sirkulasi aliran darah dalam tubuh. Ion Fe2+ dalam hemoglobin akan mengalami gaya ion-dipol sesaat dengan molekul O2. Kation Fe2+ menginduksi molekul O2 yang bersifat nonpolar, kemudian dipole terinduksi yang dihasilkan akan berikatan dengan kation Fe2+.
Jawaban: e.

Selanjutnya :
18-25 Soal Latihan Ikatan Kimia Dan Pembahasannya

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "30 Soal Soal Latihan Ikatan Kimia Dan Pembahasannya "

Post a Comment